Sabtu, 04 Februari 2012
Indonesia merupakan negara yang besar.
Indonesia mempunyai mata uang yang terbilang menarik. Mata uang pertama
yang dimiliki Republik Indonesia setelah merdeka adalah Oeang Republik
Indonesia atau ORI. Pemerintah memandang perlu untuk mengeluarkan uang
sendiri yang tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran yang sah tapi
juga sebagai lambang utama negara merdeka. Sampai sekarang mata uang
Indonesia sudah terdiri dari bermacam-macam bentuk dan jenisnya. Mata
uangnya pun sering mengalami perubahan dan pergantian. Uang seribu
rupiah pun juga sudah mengalami perubahan dan pergantian berulang kali
dari tahun ke tahun. Berikut model dan desain mata uang Indonesia dari
tahun 1952 sampai 2009:
Uang Kasha Banten, Kesultanan Banten (Abad ke-15)
Mata-uang dari Kesultanan banten pertama kali dibuat sekitar 1550-1596 Masehi. Bentuk koin Banten mengambil pola dari koin cash Cina yaitu dengan lubang di tengah, dengan ciri khasnya 6 segi pada lubang tengahnya (heksagonal). Inskripsi pada bagian muka pada mulanya dalam bahasa Jawa: “Pangeran Ratu”. Namun setelah mengakarnya agama Islam di Banten, inskripsi diganti dalam bahasa Arab, “Pangeran Ratu Ing Banten”. Terdapat beberapa jenis mata-uang lainnya yang dicetak oleh Sultan-sultan Banten, baik dari tembaga ataupun dari timah, seperti yang ditemukan
Langganan:
Komentar (Atom)










